Berikanlah sesuatu yang terbaik untuk orang lain dan diri sendiri. Tak peduli betapa banyak orang yang menghina!!! Jangan bangga mempunyai komunitas, buatlah mereka bangga mempunyai anda!!!
Showing posts with label hacking. Show all posts
Showing posts with label hacking. Show all posts

Tuesday, 31 January 2012

Melihat Informasi IP Address melalui Yahoo! dan Gmail

Melihat Informasi IP Address melalui Yahoo! dan Gmail - Saat menerima sebuah email, sebenarnya kita tidak hanya menerima pesan yang ada dalam email masuk yang diterima. Lebih dari itu sebenarnya email yang kita terima menyimpan informasi penting dan menarik untuk diproses lebih lanjut, hacking misalnya. Apakah itu?, yup sebuah email masuk sebenarnya juga telah mengirimkan informasi IP Address si pengirim.

Secara default email yang kita terima tidak menampilkan header email. Namun demikian header email dapat ditampilkan. Tutorial kali ini adalah sebuah teknik untuk mengetahui informasi IP Address seseorang melalui email yang telah dikirimkannya. Email hosting yang akan digunakan adalah Gmail dan Yahoo!

Melihat Informasi IP Address Gmail

- Login pada account Gmail. Buka salah satu email masuk yang ingin diketahui informasi IP Addressnya.
- Untuk melihat header email yang masuk caranya: Klik gambar segitiga terbalik disebelah tombol Balas/Reply (tombol balas terletak di pojok atas kanan email masuk).
- Pilih Tampilkan yang asli.
- Pesan asli akan ditampilkan. Informasi IP Address berada diantara tanda [ ]

Melihat Informasi IP Address Yahoo!

- Login di yahoo! mail kita
- Klik menu Opsi pada ujung kanan atas
- Pada bagian manajemen pilih preferensi umum
- Scroll kebawah lihat pada pesan dan header. Selanjutnya pilih perlihatkan semua header pada pesan masuk.
- Klik Simpan.
- Buka kembali kotak masuk kemudian pilih salah satu email
- IP address pengirim terletak diantara tanda [ ] pada X-Originating-IP.

Deteksi Penyusupan (IDS)

Deteksi Penyusupan (IDS) - Deteksi penyusupan adalah aktivitas untuk mendeteksi penyusupan secara cepat dengan menggunakan program khusus yang otomatis. Program yang dipergunakan biasanya disebut sebagai Intrusion Detection System (IDS).

Tipe dasar dari IDS adalah:

Rule-based systems - berdasarkan atas database dari tanda penyusupan atau serangan yang telah dikenal. Jika IDS mencatat lalulintas yang sesuai dengan database yang ada, maka langsung dikategorikan sebagai penyusupan. Adaptive systems - mempergunakan metode yang lebih canggih. Tidak hanya berdasarkan database yang ada, tapi juga membuka kemungkinan untuk mendeteksi terhadap bentuk bentuk penyusupan yang baru. Bentuk yang sering dipergunakan untuk komputer secara umum adalah rule-based systems. Pendekatan yang dipergunakan dalam rule-based systems ada dua, yakni pendekatan pencegahan (preemptory) dan pendekatan reaksi (reactionary). Perbedaannya hanya masalah waktu saja. Pendekatan pencegahan, program pendeteksi penyusupan akan memperhatikan semua lalu lintas jaringan. Jika ditemukan paket yang mencurigakan, maka program akan melakukan tindakan yang perlu. Pendekatan reaksi, program pendeteksi penyusupan hanya mengamati file log. Jika ditemukan paket yang mencurigakan, program juga akan melakukan tindakan yang perlu.

Beberapa contoh program IDS diantaranya:

chkwtmp
Program yang melakukan pengecekan terhadap entri kosong. Dalam arti, wtmp mencatat sesuatu tapi isinya kosong. Program ini dapat diperoleh di internet, cari via Google.

tcplogd
Program yang mendeteksi stealth scan. Stealth scan adalah scaning yang dilakukan tanpa harus membuat sebuah sesi tcp. Sebuah koneksi tcp dapat terbentuk jika klien mengirimkan paket, dan server mengirimkan kembali paketnya dengan urutan tertentu, secara terus menerus sehingga sesi tcp dapat berjalan. Stealth scan memutuskan koneksi tcp sebelum klien menerima kembali jawaban dari server. Scaning model ini biasanya tidak terdeteksi oleh log umum di Linux. Cari Tcplogd via Google.

hostsentry
Program yang mendeteksi login anomali. Anomali disini termasuk perilaku aneh (bizzare behaviour), anomali waktu (time anomalies), dan anomali lokal (locale anomalies). Cari via Google.

Deteksi Penyusupan Sistem Server

Deteksi Penyusupan Sistem Server - Peringatan keras sebelum membaca artikel ini :
1. Artikel ini dimaksudkan untuk bahan pelajaran para admin dan siapa saja yang ingin mengembangkan pengetahuan tentang security khususnya web
2. Gunakan Tutor ini jika dianggap penting untuk mengamankan server anda

Benarkah sistem kita tersusup ? (khususnya pada sistem yang berbasix unix atau linux) sebagai jaringan yang paling banyak dipakai saat ini.

Ada pun langkah-langkah yang dapat kita tempuh adalah sebagai berikut :

1. Periksa file-file log, untuk mencari koneksi dari lokasi yang tidak wajar atau mencari aktivitas yang tidak semestinya ada. Sebagai contoh, periksalah "last log", proses accounting, semua log yang dibuat oleh syslog, dan log-log yang lain yang ada kaitannya dengan keamaan. bila firewall digunakan atau router menulis log ke lokasi yang berbeda dengan compromised system (sistem yang berhasil di-comprimise), jangan lupa untuk memeriksa log-lognya juga. Sebagai catatan, hal ini bukanlah hal yang mudah dan aman untuk dilakukan, kecuali anda melakukan log ke sebuah media yang hanya dapat diisi dengan mode append (sering sekali penyusup mengedit file-file log untuk menyembunyikan aktivitas mereka).

2. Memeriksa file-file setuid dan setgid (terutama file setuid root) pada sistem. Sering sekali penyusup meninggalkan setuid dari /bin/sh atu /bin/time untuk memudahkan bila akan melakukan akses sebagai root di waktu yang akan datang. Perintah find pada unix atau linux dapat digunakan untuk mencari file-file setuid dan segid. Sebagai contoh anda dapat melakukan perintah berikut untuk mencari file-file setuid root dan setgid kmem pada seluruh lokasi didalam sistem :

Contoh pemakaian:

visual:~$ find / -user root -perm -4000 -print

visual:~$ find / -group kmem -perm -2000 -print

Keterangan : dengan contoh seperti diatas akan mencari ke seluruh sistem / directory, termasuk NFS/AFS yang dimount ke dalam file system, namun untuk mencegah hirarki tersebut ada beberapa perintah find yang mendukung option "-xdev" . sebagai contoh :

visual:~$ find / -user root -perm -4000 -print -xdev

Cara lain untuk mencari file-file setuid adalah dengan melakukan perintah ncheck pada tiap-tiap partisi. Sebagai contoh, gunakan perintah berikut ini untuk mencari file-file setuid dan device-device khusus pada partisi /dev/rsd0g:

visual:~$ ncheck -s /dev/rsd0g

3. Memeriksa file-file binary di dalam system untuk memastikan file-file binary tersebut tidak berubah. Seringkali penyusup mengubah program pada sistem unix atau linux, misalnya login, su, nestat, ifconfig, ls, find, du, df, libc, sync. Semua file-file binary yang di referensikan oleh /etc/inetd.conf, dan program-program jaringan yang penting berserta library-library berbentuk objek yang dipakainya. Jangan lupa untuk membandingan dengan file-file aslinya, hati-hati terhadap backupan jangan-jangan sudah terkena/terinfeksi trojan horse, (pakailah program untuk mendeteksi trojan) contoh-contoh programnya cmp atau MD5 (program standar yang dimiliki unix atau linux) atau bisa saja anda mengunakan program lain yang bisa didapatkan di internet.

4. Memeriksa sistem dari akses penggunaan program networking secara ilegal, yang umum disebut dengan packet sniffer. penyusup mungkin menggunakan sniffer untuk menyadap user account dan password.

5. Memeriksa semua file yang dijalankan oleh cron dan at. Seringkali penyusup sengaja meninggalkan pintu belakang (backdoor) pada sistem (bahkan setelah sistem merasa yakin telah menyelesaikan masalah yang terjadi karena sistem di -compromise). Periksa juga semua program/file yang direferensi (baik secara langsung maupun tidak langsung) oleh job-job cron dan at serta file-file job mereka sendiri, yang seharusnya tidak dapat ditulis secara bebas.

6. Memeriksa service-service ilegal (yang sedang berjalan). Perhatikan apakah ada penambahan atau pengubahan secara ilegal pada /etc/inetd.conf, khususnya periksa entri-entri yang mengeksekusi program-program shell (misal nya /bin/sh atau /bin/csh) dan pastikan program-program yang dispefisikasikan di /etc/inetd sudah benar dan tidak diganti oleh trojan horse. Periksa juga service-service legal yang diberi tanda komentar pada service-service tertentu (berarti menjalankan service tertentu), atau mengganti program inetd dengan sebuah program trojan horse.

7. Memeriksa file /etc/passwd pada sistem dan memeriksa juga modifikasi yang terjadi pada file tersebut, khususnya untuk pembuatan account baru, account tanpa password, atau penggubahan UID (terutama UID 0) pada account-account yang ada.

8. Periksa file-file konfigurasi sistem dan jaringan dari entri-entri ilegal, khususnya cari entri degnan tanda plus (+) dab bana host yang tidak diinginkan di file /etc/hosts.equiv ,/etc/hosts.lpd dan semua file-file .rhost (terutama root, uucp, ftp dan account sistem yang lain 0 pada sistem, File-file tersebut seharusnya tidak dapat ditulis secara bebas. Cari file-file yang tidak wajar atau hidden pasa seluruh lokasi di sistem (file-file yang dijalankan menurut prioda waktu tertentu dan umumnya tidak dapat dilihat dengan mengunakan perinah ls), karena file seperti ini dapat digunakan untuk menyembuyikan tool dan informasi (program password cracking, file password dari sistem lain). sebuah teknik yang umum pada sistem Unix ataupun linux adalah meletakan sebuah direktory yang hidden pada user acount dengan nama yang tidak wajar , misalkan ".." atau ".. "(titik2 spasi) atau "..^G" (titik2 ctrl+G). Sekali lagi, perintah find dapat digunakan untuk mencari file hidden tersebut, contoh :

visual:~$ find / -name ".. " - print -xdev

visual:~$ find / -name ".*" - print -xdev | cat -v

demikian juga dengan file-file yang memiliki nama seperti misalnya "xx" dan ".mail" (terlihat seperti file biasa bukan)

9. Memeriksa semua komputer pada jaringan lokal pada saat mencari tanda-tand adanya penyusupan. seringkali bila sebuah host berhasil di-compromise maka komputer lain yang berada didalam jaringan juga. Hal ini benar khususnya bila jaringan menjalankan NIS (Network Information System) atau tiap-tiap host di dalam jaringan saling mempercayai melalui file .rhost dan file /etc/hosts.equiv. periksa juga host-host yang berbagi akses .rhost.

Semoga dengan pelajaran yang kecil ini kita bisa belajar bersama !

Port List (Port 1 - Port 56)

Port List (Port 1 - Port 56)
PortFungsi
1TCP Port Service Multiplexer
2Management Utility
3Compression Process
5Remote Job Entry
7Echo
9Discard
11Active Users
13Daytime
17Quote of the Day
18Message Send Protocol
19Character Generator
20File Transfer (Default Data)
21File Transfer Protocol (Control)
22SSH Remote Login Protocol
23Telnet
24Any private mail system
25Simple Mail Transfer
27NSW User System FE
29MSG ICP
31MSG Authentication
33Display Support Protocol
35Any private printer server
37Time
38Route Access Protocol
41Graphics
42WINS Host Name Server
43Who Is
44MPM FLAGS Protocol
45Message Processing Module (recv)
46MPM (default send)
47NI FTP
48Digital Audit Daemon
49Login Host Protocol (TACACS)
50Remote Mail Checking Protocols
51IMP Logical Address Maintenance
52XNS Time Protocol
53Domain Name Server
54XNS Clearinghouse
55ISI Graphics Language
56XNS Authentication

Friday, 30 December 2011

Koleksi 70 ebook hacking gratis

Koleksi 70 ebook hacking gratis - Koleksi ebook hacking besar untuk pemula hacking dan para ahli keamanan khususnya keamanan website untuk belajar tentang eksploitasi (exploitation), sniffing, serangan SQL dan lebih banyak tentang dunia hacking.

File dibagi menjadi beberapa bagian untuk mempermudah proses download.

Server : Wupload.com
Download Part I
Download Part II
Download Part III
Download Part IV

Server : Fileserve.com
Download Part I
Download Part II
Download Part III
Download Part IV

Server : Filesonic.com
Download Part I
Download Part II
Download Part III
Download Part IV

Server : Uploadstation.com
Download Part I
Download Part II
Download Part III
Download Part IV

Saturday, 10 December 2011

Melacak lokasi server (real address) suatu situs

Melacak lokasi server (real address) suatu situs - Kita dapat melacak lokasi server suatu situs hanya dengan mengetahui alamat situsnya saja. Coba buka www.domainwhitepages.com. Tinggal masukkan IP address situs tadi atau masukkan alamat situsnya dan info lengkap tentang server dari situs tersebut akan segera diketahui diantaranya adalah lokasi negara dan kota.

Cara mencari alamat IP suatu situs

Cara mencari alamat IP suatu situs - Pulang kerja langsung ke Warnet untuk cari tugas si Doi. Tiba-tiba tergoda untuk nge-blog tapi bingung apa yang mau diposting. Ya udah posting tentang Cara mencari alamat IP suatu situs aja deh...

Untuk mengetahui alamat IP suatu situs, kita dapat melakukan 'ping' (tanpa tanda kutip) terhadap situs tersebut.
Caranya: Masuk ke command Prompt dan ketikan 'ping' (ingat, tanpa tanda kutip).

Contohnya seperti ini :

ping www.situs_yang_dilacak.com lalu tekan enter.
Maka akan muncul alamat IP situs tersebut.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost
Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net